Risiko Kebersihan yang Tersembunyi: Mengapa Handuk Wajah Anda Perlu Lebih Sering Dicuci

11

Banyak orang mengabaikan praktik kebersihan yang sederhana namun penting: mencuci handuk secara teratur. Dermatologis dan pakar kebersihan sepakat bahwa sering mencuci sangat penting untuk mencegah penumpukan bakteri dan iritasi kulit, namun kebanyakan orang tidak cukup sering mencucinya.

Dilema Harian: Seberapa Seringkah Cukup?

Idealnya, handuk muka harus dicuci setiap kali selesai digunakan. Julia Milman, seorang dokter kulit, mengakui hal ini tidak realistis bagi kebanyakan orang. Namun, konsensusnya adalah setidaknya mencuci setiap hari adalah yang terbaik, terutama jika digunakan untuk mengeringkan wajah setelah mencuci atau mengaplikasikan produk perawatan kulit. Jika handuk basah kuyup saat mandi, atau jika pembersih langsung dioleskan ke handuk, maka handuk perlu segera dicuci.

Memperpanjang Interval: Saat Anda Bisa Menunggu

Milman menyarankan untuk memperpanjang waktu antar pencucian dengan menghindari penggunaan handuk untuk menghilangkan riasan dan memastikan handuk benar-benar kering di antara penggunaan. Dia merekomendasikan penggunaan handuk kecil yang mudah diputar dan digantung terbuka penuh hingga kering. Handuk terpisah untuk tangan dan meja sangat penting untuk mencegah kontaminasi silang. Menggunakan kembali handuk satu atau dua kali diperbolehkan jika handuk tetap kering dan bersih, namun selain itu, handuk juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Mengapa Ini Penting: Lebih dari Sekadar “Bersih”

Ini bukan hanya tentang estetika. Handuk kotor dapat menyebabkan kulit berjerawat dan iritasi. Jika Anda mengalami noda yang tidak diketahui penyebabnya meski sudah menggunakan produk perawatan kulit yang baik, mungkin kebiasaan Anda mencuci pakaian adalah penyebabnya. Hal ini terutama berlaku jika Anda menggunakan deterjen atau pelembut kain yang keras, yang dapat semakin mengiritasi kulit.

Praktik Terbaik Binatu

Untungnya, handuk muka tidak perlu dicuci secara terpisah. Gunakan air hangat atau panas dengan deterjen lembut bebas pewangi. Lewati pelembut kain, dan keringkan handuk sepenuhnya dengan api sedang hingga tinggi. Handuk harus diganti setiap enam hingga dua belas bulan karena akan rusak seiring berjalannya waktu.

Selain Handuk Wajah: Titik Kebersihan Lainnya yang Terabaikan

Kebutuhan untuk sering mencuci tidak hanya sekedar handuk muka. Para ahli merekomendasikan:

  • Sarung bantal: Setiap 2–3 hari sekali (terutama jika Anda menggunakan perawatan kulit aktif)
  • Handuk tangan: Setiap 1–2 hari (permukaan yang sering disentuh akan menyebarkan kuman dengan mudah)
  • Handuk mandi: Setiap 3–4 kali penggunaan
  • Topi dan topi: Setiap minggu jika sering dipakai
  • Ikat kepala rias: Setiap beberapa kali penggunaan
  • Masker tidur: 1–2 kali per minggu

Tanu Grewal yang ahli dalam bidang kebersihan juga menyoroti risiko kebersihan yang terabaikan dari ponsel pintar, karena ponsel menempel di wajah dan menjadi sarang bakteri dalam jumlah besar. Tisu desinfektan secara teratur sangat penting.

“Jika ia sering menyentuh wajah Anda, ia mungkin akan sering melihat mesin cuci.” —Dr.Julia Milman

Mengabaikan praktik sederhana ini dapat menyebabkan masalah kulit yang tidak perlu dan penyebaran bakteri. Memprioritaskan handuk bersih dan bahan lain yang sering digunakan adalah upaya kecil dengan manfaat kebersihan yang signifikan.