Pertanyaan tentang sebutan sekelompok udang sering muncul di mesin pencari, sering kali bersamaan dengan perbandingan dengan ikan, kepiting, atau kumpulan hewan lain yang sudah jelas. Jawabannya? Tidak ada satu istilah resmi. Biologi tidak menerapkan kata benda kolektif yang ketat untuk setiap makhluk, tidak terkecuali udang.
Mengapa Bingung? Biologi dan Bahasa Udang
Udang menempati tempat unik di dunia binatang. Mereka berkisar dari spesies air tawar kecil hingga spesies laut terbuka besar, dan perilaku sosial mereka sangat bervariasi. Keberagaman ini membuat satu kata benda kolektif yang diterima secara universal sulit dijabarkan. Istilah yang sering digunakan adalah swarm, tetapi school juga dapat diterima, dipinjam dari bahasa yang digunakan untuk ikan.
Swarm vs. Sekolah: Mana yang Paling Cocok?
“Swarm” terasa paling akurat karena menangkap kumpulan sementara udang selama makan atau migrasi. Tidak seperti koloni yang sangat terstruktur (seperti koloni semut), sebagian besar spesies udang tidak bersosialisasi secara permanen di luar pembiakan atau ketika makanan melimpah yang menyatukan mereka. Mereka berkumpul secara oportunistik, terutama pada malam hari ketika naik ke permukaan untuk mencari makan – sebuah perilaku yang membuat mereka tampak seperti kawanan lepas, sehingga mengurangi risiko pemangsaan.
Udang, Udang, dan Perdagangan Makanan Laut Global
Ketidakjelasan ini juga meluas pada udang itu sendiri. Di beberapa wilayah, hewan yang sama disebut udang, dan perbedaannya sering kali bergantung pada perbedaan anatomi yang halus. Istilah “udang jumbo” menambahkan lapisan ironi lain, terdengar kontradiktif namun hanya merujuk pada spesimen berukuran lebih besar yang dapat dimakan.
Yang lebih penting lagi, udang dan udang merupakan bagian besar dari industri makanan laut global. Menurut Bank Dunia dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), ikan-ikan ini termasuk dalam produk makanan laut yang paling banyak diperdagangkan di seluruh dunia. Perikanan melacak jumlah mereka bukan hanya untuk diperdagangkan tetapi karena udang memainkan peran penting dalam ekosistem laut sebagai mangsa dan predator.
Kata Benda Kolektif Berkembang, Tidak Didiktekan
Kurangnya kata benda kolektif yang kaku bukanlah suatu kekhilafan; itu mencerminkan bagaimana bahasa beradaptasi dengan kenyataan. Istilah muncul dari penggunaan umum, bukan aturan ketat. Hanya sedikit pihak berwenang yang mengatur nama-nama ini, dan kekuatan budaya atau praktis membentuk istilah-istilah yang melekat. Jawabannya ditentukan oleh apa yang terdengar tepat bagi penulis dan pembicara.
Pada akhirnya, pertanyaan tentang bagaimana mendeskripsikan sekelompok udang menyoroti ketidakstabilan bahasa itu sendiri. Jawabannya belum pasti; ini hanya menggambarkan betapa longgarnya makhluk-makhluk ini berorganisasi.


















